“AWETA KO ENAA AGAPIDA, MOTTO ILUSI”

Motto Kabupaten Paniai

I. PENDAHULUAN

A. PENGERTIAN,
Aweta Ko Ena Agapida artinya Hari esok yang lebih Indah.  Hari esok yang indah merupahkan sebuah harapan pada hari esok yang akan datang lebih indah dari hari ini tetapi masih dalam harapan yang belum pasti. Pioner kab paniai memberikan motto yang mengandung arti yang sangat bayang-bayang, tidak pasti akan cuaca hari esok; cerah, hujan, berawan atau mendung. Pengejar bayang-bayang hari esok tidak paham secara benar tentang hari esok yang di harapkan apabila menggunakan analisa  cara kuno, analisa yang tidak menggunakan metode ilmiah disebut meteorologi ilmiah atau melalui bantuan teknolgi modern.

Untuk membaca curah hujan pasti menggunakan meteorolgy dengan analisa ilmiah oleh meteorolog agar memberikan cuaca hari esok yang akurasi antara cuaca cerah atau curah hujan. Di tengah harapan setiap manusia yang tidak luput dari kesibukaan perjuangan hidup menjamin keluarga, setiap orang ekspektasi Esok yang lebih cerah agar melakukan aktivitas tanpa halangan cuaca.

Hari esok yang lebih indah di analogikan secara politik; mengejar impian secara cermat untuk masa depan paniai yang lebih indah, memiliki Standard Operation Procesure,  Rencana Anggaran Penyelenggaran, Analisa politik yang lebih matang agar memberikan hasil yang memuaskan di hari esok. Hari esok adalah hari dimana mengakiri masa jabatan suatu kepemimpinan, melalui motto, visi dan misi berhasil merebut pembangunan ekonomi, pelestarian budaya, pertahanan agama, pendidikan politik, penguatan hubungan sosial yang kuat dan sukses agar di hening sebagai pecitra masa depan yang lebih cerah.

Untuk mewujudkan impian hari esok yang lebih cerah, seorang pemimpin dapat konsentrasi sumber daya manusia sebagai pertahanan atau tenaga yang siap mengontribusi citra/ mengharumkan nama paniai dan pemimpin di hari Esok yang indah.

B. Rumusan,
Tulisan ini rumuskan dalam pertanyaan yang singkat untuk menjawab mendukung dan memahami arti dari Aweta ko ena agapida dengan tantangan pembangunan yang penuh bayang-bayang.
1. Apa yang di maksud dengan Aweta Ko Ena Agapida.?
2. Apa hubungan Motto dan dampak motto dalam pembangunan dan kepemimpinan.?
3. Perlukah ganti Motto kab Paniai.?

C. Tujuan dari tulisan ini memberikan pencerahan kepada seluruh elemen baik dari pemerintah, agama serta intelektual dari kab paniai untuk memahami makna Aweta Ko Ena Agapida yang melencengkan rencana pembangunan Sdm, pembangunan arsitektur, pembangunan sektorisasi apa saja dalam program sesuai misi pemimpin karena salah satu faktor dari motto yang penuh merencana yg dapat membayang-bayangkan rencana atau harapan kedepan sesuai motto;

1. Untuk memahami pengertian Motto Kab Paniai
2. Untuk bahan diskusi dalam pihak berwenang terlebih khusus pemerintah daerah kab paniai untuk melihat kembali latar belakang penetapan Motto Kab Paniai “Aweta Ko Ena Agapida”
3. Untuk Merevisi Motto yang menjamin pembangunan bukan motto yang menharapkan hari esok.
4. Mengenal dinamika politik dan pembangunan

II. PEMBAHASAN

Sesuai philosofi hidup orang mee, kata adalah doa dan dasar adalah kekuatan.  dalam kacamata penulis tentang Motto Kabupaten paniai, saat penetapan motto tidak menggunakan philosofi untuk menganalisa dampak kedepan. Philosofi orang Mee “Gai, Dou, Ekowai” mereka tidak berfikir, tidak melihat dan menetapkan Motto yang tidak sesuai, hal ini mengakibatkan dalam roda keemimpinan dan pembangunan kab paniai. Setiap pemimpin kab paniai selalu berfikir esok hari yang tidak menjanjikan, esok hari yang penuh ilusi, esok hari yang tidak pasti karena belum esok hari yang penuh misteri.

Dampak lain gagal pembangunan di kab paniai, karena mereka sangat mengharapkan pembangunan dan harapan di hari esok yang penuh ilusi,  mereka menganggap bangunan di lajutkan dari periode berikut, pembangunan di lanjutkan setelah jadi  gubernur, pembangunan di lanjutkan suatu saat dan akhirnya lupa serta kurangnya pembangunan yang berdampak merahi prestasi buruk di mata rakyat kab paniai, rakyat paniai menganggapkan pemimpin yang gagal membangun tidak mampu dan tidak lagi ada harapan mengubah nama baik mereka yang sudah dalam label tidak mampu.

Dalam latar belakang adanya motto, tidak pernah mendukung visi missi dari setiap calon atau pejabat apalagi pembawahan kepemimpinan yang terhantui dalam mindset korupsi, kolusi dan nepotisme.  Teridentifikasi faktor keterlambatan pembangunan kumudian peningkatan kehancuran pada masyarakat paniai, perlu ada revisi Motto dan revisi kepemimpinan yang paham maksud dan tujuan motto yang dapat sinkronisasi dengan visi dan misi yang di bawahnya.

Doronglah dalam suatu perda tentang aturan daerah yang tidak sesuai dengan cara hidup dan kebiasan orang mee, revisilah dasar-dasar yang menghambat pelayanan dan pelaksanaan publik. 

Daerah paniai adalah kota tua dalam provinsi papua, hampir 50 tahun belum ada perubahan yang di majukan, hal itu harus di evaluasi secara profesional agar merestorasi keaslian wajah kab paniai. Mengembalikan orisinalnya.

III. KESIMPULAN

dalam penulisan singkat ini telah memberi referensi seserhana bahwa arti motto kab paniai memberikan harapan pembangunan di hari esok bukan hari ini, pengertian ini sangat memberikan harapan yang sangat ilusi karena kami belum bisa pastikan keadaan esok hari yang penuh ilusi.

Maka melalui tulisan singkat ini penulis mengusulkan pemerintah kab paniai untuk mengevalusi arti motto “Aweta Ko Ena Agapida” tetapkan arti motto yang menjanjikan kini bukan hari kedepan atau hari esok yang penuh misteri.

Atas nama pemuda Meepago, mengusulkan untuk mendorong dan menetapkan motto kabupaten paniai yang produktif karena dasar yang baik maka rencana pembangunan dan pembangunan dapat terwujud atas nama motto dengan hikmat Tuhan melalui Visi Misi Bupati Kab Paniai kedepan.

Penulis adalah Abet Mote.

Tinggalkan Komentar